Diduga Ada Intervensi Orang Dekat Bupati Dalam Dana Revitalisasi SMPN 18 SBT, Publik Minta Penyelidikan Transparan



NANAKU CORRUPTION 

SBT, NC NEWS, ID - Polemik proyek revitalisasi SMP Negeri 18 Seram Bagian Timur kembali memanas. Kali ini muncul dugaan adanya keterlibatan pihak-pihak yang disebut dekat dengan Bupati Seram Bagian Timur dalam proses pengelolaan dan penggunaan dana revitalisasi sekolah yang nilainya mencapai hampir Rp 1,7 miliar.

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan adanya dugaan intervensi terhadap proses pekerjaan proyek revitalisasi yang saat ini diketahui belum rampung sepenuhnya. Dugaan tersebut memicu sorotan publik karena proyek yang bersumber dari APBN itu hingga kini disebut baru mencapai sekitar 50 persen progres pembangunan. 

Ketua Gerakan Pemuda Pemberantas Korupsi (GPPK) Maluku, Thoriq Kapailu, meminta aparat penegak hukum tidak menutup mata terhadap berbagai dugaan yang berkembang di lapangan, termasuk kemungkinan adanya campur tangan pihak tertentu yang memiliki kedekatan dengan elite daerah.

“Kalau benar ada pihak-pihak dekat kekuasaan yang ikut mengatur atau mengintervensi proyek ini, maka aparat harus berani membongkar semuanya secara transparan. Jangan sampai anggaran pendidikan dijadikan kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.

Publik juga mempertanyakan mandeknya pembangunan sekolah yang seharusnya menjadi prioritas peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah Kecamatan Wakate. Kondisi bangunan yang terbengkalai dan minim aktivitas pekerjaan semakin memperkuat dugaan adanya persoalan serius dalam pengelolaan proyek revitalisasi tersebut. 

Gerakan pemuda pemberantas korupsi dan Sejumlah elemen masyarakat mendesak Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi Maluku, serta BPK RI Perwakilan Maluku segera melakukan audit dan penyelidikan menyeluruh terhadap penggunaan dana revitalisasi sekolah tersebut.

Masyarakat berharap aparat hukum dapat mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat tanpa pandang bulu, termasuk apab

ini ditemukan adanya intervensi dari oknum yang memiliki kedekatan dengan pejabat daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun pihak terkait mengenai dugaan keterlibatan orang dekat bupati dalam proyek revitalisasi SMPN 18 SBT tersebut. (NC-01)


Postingan Populer