Program Pembangunan Aru 2027 Mulai Disinkronkan, Usulan Lama Kembali Diakomodasi



NANAKU CORRUPTION

Dobo, NC NEWS.ID - Badan Perbatasan Kabupaten Kepulauan Aru mulai melakukan sinkronisasi program pembangunan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari persiapan agenda pembangunan kawasan perbatasan tahun 2027.

Sinkronisasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program prioritas di kawasan perbatasan dapat kembali diakomodasi, termasuk usulan pembangunan yang belum terealisasi pada tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Kepulauan Aru, J. M. Siarukin, mengatakan intervensi program OPD sebenarnya telah dirancang untuk periode 2025–2029.

Namun, sejumlah program pembangunan pada 2023 dan 2024 belum sempat dieksekusi sehingga perlu kembali dimasukkan dalam perencanaan pembangunan berikutnya.

“Yang belum dieksekusi tetap diakomodir dan diusulkan untuk tahun-tahun mendatang, termasuk penyesuaian dengan agenda pembangunan tahun 2027 hasil Musrenbang Kabupaten,” ujar Siarukin, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, sinkronisasi tersebut menjadi langkah penting agar arah pembangunan kawasan perbatasan di Kepulauan Aru berjalan selaras antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Selain itu, seluruh OPD teknis diminta memperkuat koordinasi sehingga program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Menurut dia, pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan perbatasan harus menjadi prioritas karena kondisi geografis Kepulauan Aru yang sebagian besar merupakan wilayah kepulauan terluar.

Hasil sinkronisasi program tersebut nantinya akan dilaporkan kepada bupati dan DPRD sebagai bahan tindak lanjut dalam memperjuangkan program pembangunan kawasan perbatasan di tingkat nasional.

“Harapan kami, seluruh kecamatan di kawasan perbatasan mendapat intervensi program pembangunan secara merata,” ujarnya.

(Editor NC)

Postingan Populer