Evaluasi Total 2026: Disiplin ASN Jadi Taruhan Pelayanan Publik Aru
DOBO, NC NEWS.ID - Penutupan Rumah Sakit Kapal di Desa Benjina menjadi titik balik komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru. Di hadapan tenaga medis dan masyarakat, Bupati Timotius Kaidel menyampaikan pesan yang tak lagi normatif: disiplin ASN adalah harga mati.
Peringatan keras diarahkan kepada tenaga kesehatan dan guru yang lalai menjalankan tugas. Mangkir tanpa alasan jelas, pelayanan setengah hati, hingga ketidakhadiran di lokasi tugas akan berujung pada sanksi tegas sesuai regulasi kepegawaian.
Selama delapan minggu, program Rumah Sakit Kapal yang dijalankan DoctorSHARE melayani 5.445 pasien. Angka tersebut menggambarkan kebutuhan riil masyarakat sekaligus membuka tabir tantangan pelayanan dasar di wilayah kepulauan.
Sebanyak 233 operasi berhasil dilakukan, 794 layanan poli spesialis diberikan, 640 tindakan poli gigi ditangani, serta tiga persalinan berlangsung dengan fasilitas kapal. Layanan ini menjadi penyelamat bagi banyak warga yang sebelumnya kesulitan akses.
Bupati menilai capaian itu patut diapresiasi, namun tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri. Ketergantungan pada misi kemanusiaan eksternal bukan solusi permanen bagi sistem pelayanan publik.
Karena itu, tahun 2026 ditetapkan sebagai momentum evaluasi total terhadap kinerja ASN di sektor kesehatan dan pendidikan. Pengawasan internal akan diperketat, dan laporan kinerja akan menjadi dasar penilaian objektif.
Kaidel juga meminta kepala OPD, kepala sekolah, dan kepala puskesmas untuk tidak lagi bersikap permisif. Kepemimpinan di level teknis harus berani mengambil tindakan terhadap bawahan yang tidak disiplin.
Pesan akhirnya sederhana namun tajam: pelayanan publik adalah amanah, bukan fasilitas jabatan. Jika aparatur gagal menjalankannya, maka negara harus hadir dengan sanksi. Kepulauan Aru, dengan segala tantangan geografisnya, tidak boleh terus menjadi alasan bagi lemahnya integritas pelayanan.(NC.NEWS)












